Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ketatnya pengamanan Rutan Guntur

Written By Unknown on Selasa, 04 Desember 2012 | 11.24

MERDEKA.COM, Pengamanan di rumah tahanan milik Polisi Militer Komando Daerah Militer Jaya Jalan Guntur, Jakarta Selatan, diperketat. Pasalnya, sejak kemarin malam Irjen Djoko Susilo ditahan di sana karena tersangkut kasus korupsi pengadaan Simulator SIM di Korlantas Polri.

Pagi ini wartawan mulai mendatangi Rutan Guntur, namun penjaga tak memberi izin jurnalis untuk meliput ke dalam. Ketika merdeka.com bertanya kepada seorang penjaga di pintu masuk tamu rutan, penjaga itu menolak permintaan tersebut.

"Kalau mau masuk, izin dulu sama KPK," kata salah seorang anggota TNI yang berjaga, Selasa (4/11).

Penjaga yang tidak ingin disebutkan namanya itu menjelaskan hanya wartawan yang mendapat izin dari KPK yang bisa masuk untuk menjenguk dan mewawancarai mantan gubernur Akademi Polisi itu. Bahkan, untuk mengetahui letak sel dan fasilitas apa yang diberikan pria berbadan tegap ini enggan menjawabnya. "Itu rahasia negara," ujarnya.

Seperti diketahui, untuk tahap awal, KPK hanya meminjam 3 sel di rutan Guntur. Ke depan jumlahnya akan terus ditambah mengingat sel yang ada di basement Gedung KPK kapasitasnya sangat terbatas.

Dari segi pengamanan, jelas rutan ini lebih ketat dan tidak sebebas rutan-rutan lain. Apalagi 9 anjing khusus dengan berbagai jenis turut menjaga. Anjing-anjing tersebut ada sejak 2007, dan yang terbaru didatangkan dari Surabaya.

Djoko ditahan di rutan kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK yang berada di Pomdam Jaya, Guntur Kecamatan Manggarai, Jakarta. Djoko diduga melanggar pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/01 pasal 55 ayat 1 ke 1 jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

Dalam kasus simulator ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Irjen Djoko Susilo, Brigjen Didik Purnomo, dan dua rekanan swasta proyek ini yakni Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia (ITI) Sukotjo Bambang dan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto.

Sumber: Merdeka.com
11.24 | 0 komentar | Read More

Sulitnya Menerobos Sel Irjen Djoko di Rutan Guntur

Liputan6.com, Jakarta : Rutan Militer Guntur di Manggarai, Jakarta Selatan ramai dipadati para pemburu berita. Mereka berharap bisa masuk ke ruang tahanan Inspektur Jenderal Djoko Susilo yang resmi menetap di sel sejak Senin 3 Desember 2012.

Para pencari informasi itu menunggu di luar rutan, karena tidak diizinkan masuk ke dalam rutan. Pantauan liputan6.com, Selasa (4/12/2012), mereka yang ingin masuk harus memiliki surat izin terlebih dahulu.

"Mau ke mana" tanya seorang petugas rutan kepada wartawan. "Nggak bisa," ketus sang petugas saat mendengar jawaban hendak masuk melihat-lihat sel Irjen Djoko.

Irjen Djoko resmi ditahan KPK setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri. KPK menahan mantan Kakorlantas Polri tersebut selama 20 hari di Rutan Guntur. Jenderal aktif yang terakhir menjabat sebagai Gubernur Akpol itu dijerat Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (RIZ)

Baca Yahoo! di ponsel Anda. Klik di sini.


11.24 | 0 komentar | Read More

Jelang Pemilu, napi di Jabar dilatih menyablon

MERDEKA.COM, Pemilihan Umum (Pemilu) menjadi ladang basah bagi para produsen kaos sablon, spanduk dan umbul-umbul. Sebab, partai politik dan calon presiden yang bertarung akan menggunakan jasa mereka untuk membuat perlengkapan kampanye.

Hal ini ternyata akan dimanfaatkan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat. Para napi yang berada di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Jawa Barat akan dilatih untuk memproduksi segala kepentingan kampanye.

"Ini masih ada lagi mengenai lapas sablon. Saya masih berpikir bermulanya antara Lapas Sumedang dan Tasikmalaya. Karena saya pikir 2013-2014 banyak pesanan," kata Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar, I Wayan Dusak di Bandung, Selasa (4/12).

Dia belum bisa memastikan kapan program pelatihan itu akan dimulai. Namun, upaya bekerja sama dengan pengusaha, khususnya dibidang konveksi sudah dilakukan.

"Kami sudah ketemu pengusaha di Jabar dan siap bantu," terangnya.

Menurutnya, sejumlah pelatihan terhadap para napi telah dilakukan pihaknya, salah satunya adalah pelatihan membuat lampu tanpa energi listrik.

Pelatihan-pelatihan itu dimaksudkan membuat para napi bisa terus berkreativitas, terutama saat mereka bebas dari tahanan.

"Pokoknya kita mengisi semua kekosongan yang ada dengan waktu yang positif," ujarnya.

Di Jabar terdapat 23 Lapas dan Rutan, di mana jumlah napi mencapai 17.000. "Mungkin setengah dari mereka akan kita berdayakan untuk itu (sablon)," ujarnya.

Sumber: Merdeka.com
11.24 | 0 komentar | Read More

Jurang Fiskal AS Menegangkan: Manfaatkan Technical Rebound Tujuh Saham!

Written By Unknown on Senin, 03 Desember 2012 | 11.24

INILAH.COM, Jakarta – Hingga akhir pekan, laju IHSG diprediksi melemah seiring masalah jurang fiskal AS yang masih menegangkan. Manfaatkan momentum technical rebound tujuh saham! Apa saja?

Pada perdagangan Jumat (30/11/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ^JKSE) ditutup melemah 42,95 poin (0,99%) ke posisi 4.276,141 dengan intraday terendah 4.255,267 dan tertinggi 4.321,977. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 ^JKLQ45 yang turun 11,64 poin (1,58%) ke posisi 726,81.

Satriawan, analis dari Mandiri Sekuritas mengatakan,  pelemahan IHSG akhir pekan lalu dipicu oleh penurunan signifikan pada saham-saham di sektor telekomunikasi dan saham-saham bank yang berkapitalisasi besar. Antara lain, pelemahan tajam terjadi pada saham PT XL Axiata (EXCL) dan PT Indosat (ISAT).

Yang lainnya, lanjut dia, pada saham-saham bank besar seperti PT Bank Mandiri (BMRI) dan PT Bank Central Asia (BBCA). "Padahal, tekanan jual pada grup Astra sudah berkurang dibandingkan beberapa hari lalu," katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta,  akhir pekan lalu.

Secara teknikal, menurut dia, setelah jebol level 4.300, IHSG punya tahanan di level down trend line-nya. Jika level down trend line-nya bisa bertahan, IHSG bisa balik arah menguat ke 4.400. "Jika tidak bisa bertahan, indeks punya tahanan berikutnya di support 4.230-4.225," ungkap dia.

Sebaliknya, lanjut dia, jika dalam sepekan ke depan rebound, IHSG punya resistance ke 4.330. "Secara umum, dalam sepekan ke depan, IHSG masih berpotensi melemah. Tapi, hingga akhir tahun, indeks masih bisa naik ke 4.400-an," ujarnya.

Secara fundamental, pelemahan indeks dipicu oleh pasar yang mendapat sentimen negatif dari masalah fiscal cliff AS. Hingga saat ini, masalah tersebut belum mendapatkan penyelesaiannya. "Memang, kemarin keluar berita positif, tapi sebelum ketok palu, pasar belum mendapatkan finalnya sehingga fiscal cliff tetap saja jadi ancaman bagi pasar," ucap Satriawan.

Kalau belajar dari kasus debt ceiling AS pada 2011, lebih jauh dia menjelaskan, Washington-Kongres mencapai kata sepakat pada detik-detik terakhir. "Ekspektasi fiscal cliff juga seperti itu. Jadi, di awal hingga pertengahan, terjadi tarik ulur dan pada detik-detik terakhir Partai Republik dan Demokrat mencapai kata sepakat dan ketok palu. Hanya saja, sebelum ketok palu, ketegangan belum selesai," tutur dia.

Selain itu, lanjutnya, IHSG juga mendapat tekanan negatif dari Eropa. Setelah sentimen Yunani mereda, fokus pasar selanjutnya adalah Italia dan Spanyol yang merupakan salah satu ekonomi terbesar di Eropa—Italia ke-3 dan Spanyol ke-4. "Tapi, yang paling dekat adalah ancaman fiscal cliff AS," ujarnya.

Dia menjelaskan, setelah fiscal cliff, ancaman Italia dan Spanyol yang masalahnya juga adalah pengetatan fiskal. "Yang dinanti pasar adalah bagaimana zona euro, European Central Bank (ECB) membantu Italia dan Spanyol menyelesaikan masalah utangnya," timpal dia.

Satriawan menjelaskan, dalam proses negosiasi utang terjadi tarik ulur. Perancis dan Jerman menginginkan pengetatan tertentu. "Tapi, Italia dan Spanyol keberatan. Perancis-Jerman enak, karena negaranya surplus sedangkan Italia-Spanyol tak bisa pengetatan sekencang yang diinginkan Perancis-Jerman. Yang masih tarik ulur di masalah politiknya," papar dia.

Dalam situasi ini, Satriawan menyarankan pemodal untuk kembali ke saham-saham defensif. Pemodal bisa mengurangi pada saham-saham yang sudah naik kencang dan profit taking pada saham-saham yang sudah naik sejak awal tahun.

Menurut dia, saham-saham yang sudah turun seperti PT Astra International (ASII.JK) dan PT United Tractor (UNTR.JK) bisa dipilih kembali karena penurunannya sudah signifikan pekan lalu. "Untuk PT Astra Agro Lestari (AALI.JK), sentimen penurunan harga Crude Palm Oil (CPO) masih kuat jadi tekanan negatif di saham ini," kata dia tegas.

Dia juga menyukai saham PT Gudang Garam (GGRM.JK). Menurutnya, saham ini layak dikoleksi jika mengalami penurunan. "Tunggu turun dulu untuk GGRM," ungkap Satriawan.

Kesempatan beli juga pada saham PT XL Axiata (EXCL.JK) dan PT Indosat (ISAT.JK). Akhir pekan lalu, ISAT turun 11,9% tapi tidak didukung oleh besarnya volume transaksi. "Karena itu, hari Senin ini bisa kembali lagi ke atas. Begitu juga dengan EXCL. Sebab, volume transaksinya tidak besar untuk turun sebesar itu," tandasnya.

Untuk saham dalam kategori aman, dia lebih menyukai saham PT Bank Tabungan Negara (BBTN.JK) dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI.JK). "Harga kedua saham bank itu sudah tertinggal dibandingkan saham-saham bank yang lain," tutur dia.

 Strategi trading pada saham-saham tersebut secara umum, menurut dia, pemodal hanya memanfaatkan momentum technical rebound pada saham-saham tersebut. "Buy on Weakness untuk saham-saham tersebut," imbuhnya.


11.24 | 0 komentar | Read More

Pembocor Rahasia AS Alami Krisis Gender  

TEMPO.CO, Maryland - Informan WikiLeaks yang diduga membocorkan rahasia militer Amerika Serikat, Bradley Manning, dikabarkan mengalami krisis identitas terkait gender. Ia kini berada di bawah pengawasan ketat untuk mencegahnya dari bunuh diri.

Manning, seorang mantan analis intelijen militer di Irak, dituduh berperan dalam kebocoran intelijen terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Ia diduga mengirimkan dokumen rahasia pada situs WikiLeaks.

Dugaan krisis gender itu muncul saat pra-sidang pengadilannya untuk membatalkan kasus karena dugaan pelanggaran hukum selama penahanannya. Selama sembilan bulan ia ditahan dalam ruang terisolasi di sebuah penjara di Quantico, Virginia.

Ryan Jordan, yang berbicara kepada Manning sebagai konselor di fasilitas Korps Marinir, ditanyai kemarin tentang laporan kajian yang disampaikan, yang mencatat Manning memiliki "gangguan identitas gender yang potensial".

"Ketika dia pertama kali dibawa ke dalam tahanan, dia memberikan nama alias Breanna Elizabeth Manning," kata Jordan di pengadilan.

Jordan menyarankan penjara untuk menjaga Manning dari langkah-langkah bunuh diri. Namun, ia mengatakan, perjuangan identitas gender bukanlah faktor penentu dalam rekomendasinya.

Identitas gender Manning pertama kali muncul dalam pra-sidang tahun lalu. Dalam dokumen pengadilan, ia didiskriminasikan sebagai "intoleransi dan homophobia".

AP | TRIP B

Berita terpopuler lainnya:

Indonesia Jadi Tuan Rumah Miss Universe

Prancis Punya Masjid Gay Pertama

ITB Siap Kembalikan Uang Rp 10 Miliar ke Mahasiswa

Jangan Pernah Lakukan Ini di Korea Selatan

Heboh Video Ahok, PRJ Belum Mau Berkomentar


11.24 | 0 komentar | Read More

6 Anggota OPM ditetapkan tersangka penyerangan Polsek Pirime

MERDEKA.COM, Polres Jayawijaya telah menetapkan enam orang menjadi tersangka kasus penyerangan Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya. Kabid Humas Polda Papua, AKBP Gede Sumesta mengatakan, keenam tersangka itu masing masing KW (40), LK (22), TW (24), GK (35), DTT (45), dan TT ( 17).

Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus yang menewaskan tiga anggota polisi. Gede Sumesta menjelaskan, keenam tersangka itu ditangkap di kampung Muaragame, Distrik Pyramid, Kamis lalu (29/11) bersama dengan berbagai dokumen tentang organisasi Papua merdeka (OPM) .

Keenam tersangka kini masih ditahan di Mapolres Polda Papua dan masih dimintai keterangannya oleh penyidik polisi.

Ketika ditanya tentang apakah jumlah tersangka akan bertambah, Kabid Humas Gede Sumesta menjelaskan, kemungkinan itu bisa saja terjadi.

"Kita tunggu saja hasil pemeriksaan yang dilakukan anggota," aku AKBP Gede Sumesta seperti dikutip dari Antara, Senin (3/12).

Sumber: Merdeka.com
11.24 | 0 komentar | Read More

Polrestabes Surabaya tangkap dua buronan Polsek Cimanggis

Written By Unknown on Minggu, 02 Desember 2012 | 11.24

MERDEKA.COM, Anggota Unit Resmob Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, berhasil menangkap dua penadah truk curian antarpulau. Kedua pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Kedua tersangka itu adalah, Heri Hartanto alias Maxi Wijaya (42), asal Lombok Barat dan Hotler Simbolon (53), asal Sukamaju Baru, Depok, Jawa Barat.

Menurut Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, kedua tersangka itu ditangkap saat melintas di Jalan Tol Surabaya - Malang.

"Keduanya ditangkap berserta barang bukti berupa satu unit Dump Truk bernomor polisi B 9189 FDB. Truk itu milik CV Ridho Jaya Bekasi yang dicuri oleh tersangka Heri dengan cara membius sopir Dump Truk tersebut di daerah Cimanggis," kata Suparti kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (1/12).

Penangkapan keduanya dilakukan setelah mendapat laporan dari Polsek Cimanggis. Menurut mantan Kapolsek Asemrowo dan Wonocolo itu, dari informasi diterima diduga Heri dan Hotler akan melarikan truk curian itu ke daerah Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Truk tersebut berada di Surabaya dalam perjalanan menuju Sumbawa. Rencananya akan digunakan sebagai pengangkut bahan hasil tambang," lanjut Suparti.

Atas perbuatannya, Heri dan Hotler bakal dijerat dengan Pasal 480 juncto Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang tindak pidana penadahan barang hasil kejahatan pencurian dengan kekerasan.

"Namun, untuk penyidikan lebih lanjut akan kita serahkan ke Polsek Cimanggis. Kami akan segera mengirim kedua tersangka beserta barang buktinya ke sana," ujar Suparti.

Sumber: Merdeka.com
11.24 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger