Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ardina Rasti Akan Bertemu Eza di Pengadilan  

Written By Unknown on Sabtu, 02 Maret 2013 | 11.24

TEMPO.CO, Jakarta - Artis Ardina Rasti siap untuk bertemu langsung dengan Eza Gionino di persidangan. Berkas Eza atas kasus penganiayaan terhadap dirinya sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, kemarin, Kamis, 28 Februari 2013.

"Kalau dalam konteks hukum, saya sangat siap bertemu. Karena dari awal kita serahkan kasus ini ke hukum," kata Rasti dalam jumpa pers di kantor pengacaranya, Adly Firmansyah, di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Jumat, 1 Maret 2013.

Mengenai pemindahan Eza ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, Rasti begitu bersyukur. Sebab, kata dia, setidaknya kasus ini sudah memasuki babak baru. Dia berharap akan mendapat keadilan. (Eza Ditahan)

"Kita bersama pengacara berikan apresiasi untuk penyidik Polres sampai Kejaksaan. Karena di sini saya cuma minta keadilan. Semua jadi saksi untuk stop kekerasan pada perempuan," kata bintang film Virgin ini.

Rasti baru mengetahui pemindahan mantan kekasihnya itu ke rutan tadi pagi. Dia menolak dianggap ingin menghancurkan karier Eza karena kasus ini. "Kalau dibilang ingin menghancurkan karir enggak. Dari awal aku dukung dia, kok," ujarnya.

Eza menjadi tersangka atas kasus penganiayaan terhadap Rasti. Dia diduga melakukan kekerasan sebanyak dua kali di tempat dan waktu yang berbeda. Sebelum dititipkan ke rutan, bintang sinetron Putih Abu-Abu ini sempat ditahan selama sebulan di Kepolisian Resor Jakarta Selatan.

YAZIR FAROUK

Berita Lain:

Jennifer Lawrence Akui Permak Foto Iklan 

Sutradara Bersuara Soal Pembajakan Game of Thrones

Julia Perez Belum Berkicau di Twitter 

Jennifer Lawrence, Sang Pemikat Hati di Oscar  


11.24 | 0 komentar | Read More

Ketua legiun veteran cabuli gadis 17 tahun

MERDEKA.COM. Ketua Legium Veteran Indonesia (LVRI) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, berinisial ADM (72), ditangkap polisi karena mencabuli gadis berinisial F (17) pada Desember 2012. Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta mengatakan, ADM ditangkap di Makassar, Selasa (26/2).

"Dia ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (26/2). Penangkapan itu terkait dugaan pencabulan yang dilakukan terhadap seorang anak di bawah umur," kata Antonius Wisnu Sutirta, Jumat (1/3).

Menurutnya, aksi bejat itu dilakukan ADM saat F berusia 17 tahun. Aksi pencabulan itu sempat direkam melalui ponsel dan menyebar luas di masyarakat.

"Adegan tersebut sempat direkam kemudian tersebar luas ke masyarakat. Terkait penyebaran video adegan mesum tersebut pihak kepolisian di Nunukan masih melakukan penyelidikan," kata Antonius, seperti dilansir Antara.

Aksi bejat ADM bermula saat korban bersama ibunya menumpang di rumah pelaku karena masih ada hubungan keluarga pada Desember 2012. Saat ini ADM masih diperiksa secara intensif dan terancam dijerat pasal 81 ayat (2) Undang-undang No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sumber: Merdeka.com
11.24 | 0 komentar | Read More

VIDEO: Makassar Kaya Kuliner dan Keindahan Pantainya

Liputan6.com, Makassar : Kota Makassar, Sulawesi Selatan memiliki segudang tempat dan keunikan untuk ditelusuri. Banyak dihuni beragam suku, juga menjadikan Kota Makassar banyak menyajikan bermacam-macam menu kuliner.

Kawasan wisata yang menarik untuk disinggahi adalah Pantai Losari. Di pantai yang terletak di sebelah barat kota Makassar itu ramai dikunjungi wisatawan saat akhir pekan.

Bagi Anda yang hobi berwisata kuliner, akan banyak menjumpai aneka cemilan baru dengan nama yang asing. Tapi bisa jadi makanan itu ternyata sering Anda makan. Misalnya makanan jalankote, di mana di Jakarta akrab dinamakan pastel.

Cemilan lain yaitu songkolo alias nasi ketan. Harga cemilan sangat terjangkau, cukup Rp 1000.

Puas menikmati kuliner di sekitar Pantai Losari, Anda bisa gabung senam aerobik. Soal gerakan jangan khawatir, cukup mengikuti langsung dari instruktur berotot ini.

Pantai Losari identik dengan masa kini Makassar tapi di seberangnya terangkum cerita lalu Sulawesi Selatan. Semua itu dapat Anda rasakan saat mengunjungi Benteng Rotterdam. Gedung ini menjadi saksi bisu sejarah perjuangan Sultan Hasanuddin.

Kebanyakan orang Makassar juga menyebut benteng berusia 500 tahun ini sebagai benteng panyua alias penyu. Sebab kalau dilihat dari atas, mirip seekor penyu. Masuk ke Fort Rotterdam cukup membayar tiket Rp 3 ribu.

Awalnya Benteng Rotterdam dibangun Kerajaan Gowa. Beberapa waktu berlalu, Fort Rotterdam direbut Belanda sejak perjanjian Bongaya pada 1667 lampau hingga bernama Fort Rotterdam.

Fort Rotterdam juga menjadi tempat Pangeran Diponegoro diasingkan. Pangerang Diponegoro menempati ruang tahanan yang sempit setelah tertangkap di tanah Jawa.

Saksikan selengkapnya jalan-jalan seru di Makassar bersama reporter SCTV Sufiani Tanjung melalui video di bawah ini.(FIK)

Baca Yahoo! di ponsel Anda. Klik di sini.


11.24 | 0 komentar | Read More

Bradley Manning Beber Pembocoran Rahasia Wikileaks

Written By Unknown on Jumat, 01 Maret 2013 | 11.24

TEMPO.CO, Fort Meade -  Bradley Manning, staf Angkatan Darat yang ditangkap dalam kebocoran terbesar informasi rahasia dalam sejarah Amerika Serikat, mengaku bersalah atas 10 tuduhan yang dapat mengirimnya ke penjara selama 20 tahun. Ia menyatakan hanya berusaha untuk mengekspos militer AS yang "haus darah" dan mengabaikan aspek kemanusiaan di Irak dan Afghanistan.

Jaksa militer mengatakan mereka berencana untuk menyodorkan 12 tuduhan yang tersisa terhadap dirinya, termasuk membantu musuh, yang membawa hukuman seumur hidup.

"Saya mulai menjadi tertekan pada situasi kita menemukan diri kita terperosok tahun demi tahun. Dalam operasi kontra-pemberontak, kita menjadi terobsesi dengan menangkap dan membunuh target manusia," kata mantan analis intelijen berusia 25 tahun ini. "Saya ingin masyarakat tahu bahwa tidak semua orang yang hidup di Irak adalah target yang harus dinetralkan."

Ini adalah pertama kalinya Manning langsung mengakui bocornya informasi rahasia yang dibeber di situs WikiLeaks dan menyebut secara rinci frustrasi yang menyebabkan dia untuk melakukannya.

Ia menyatakan hal itu dalam pernyataan setebal 35 halaman yang dibacanya selama lebih dari satu jam. Dia berbicara dengan cepat dan datar, menunjukkan sedikit emosi bahkan ketika ia menggambarkan bagaimana ia bermasalah dengan apa yang telah dilihatnya.

Manning mengaku mengirimkan ratusan ribu laporan terkait operasi AS di Irak dan Afghanistan, informasi diplomatik Departemen Luar Negeri, dan catatan rahasia lainnya. Ia mengirimkannya ke WikiLeaks pada tahun 2009 dan 2010.

Ia mengatakan ia terganggu oleh pelaksanaan perang di Afghanistan dan Irak dan cara pasukan AS memperlakukan rakyat. Dia mengatakan dia tidak percaya pelepasan informasi akan membahayakan AS.

"Saya percaya bahwa jika masyarakat umum, khususnya masyarakat Amerika, memiliki akses pada informasi, maka akan bisa memicu perdebatan dalam negeri tentang peran militer dan kebijakan luar negeri kita secara umum," kata Manning.

Manning mengatakan ia terkejut pada 2007 saat menonton serangan oleh helikopter AS yang menewaskan 11 orang, termasuk seorang fotografer berita Reuters. Pentagon menyimpulkan pasukan mengira peralatan kamera untuk senjata.

"Aspek yang paling mengkhawatirkan dari video itu bagi saya adalah bahwa pasukan AS haus darah," kata Manning, menambahkan bahwa tindakan para prajurit itu 'mirip anak menyiksa semut dengan kaca pembesar'.

Ia mengatakan mengirim informasi rahasia itu ke WikiLeaks setelah menghubungi The Washington Post dan The New York Times dan kedua media itu tidak menganggapnya serius.

Washington mengatakan pelepasan dokumen mengancam sumber-sumber militer dan diplomatik berharga dan membuat tegang hubungan Amerika dengan pemerintah negara lain.

AP | TRIP B


11.24 | 0 komentar | Read More

Siswa Kelas 6 SD Pelaku Teror Bom di Makassar

TEMPO.CO, Makassar - MAS, bocah 11 tahun asal Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, ditangkap Rabu, 27 Februari di rumahnya, Jalan Sungai Pareman, tidak jauh dari Kantor Polsek Belopa. Bocah yang berstatus murid sekolah dasar kelas enam itu dicokok karena menyebarkan Short Massage Service (SMS) bernada teror bom molotov, Ahad, 17 Februari, saat Kepolisian Daerah (Polda) Sulselbar menggelar sepeda santai bersama TNI dan masyarakat.

Wakil Kepala Polrestabes Makassar, Komisaris Anwar Hasan mengatakan terkejut saat mengetahui pelakunya merupakan anak di bawah umur. Saat ditangkap, korban didampingi ayahnya, Aziz Usman, sampai ke ruang penyidik di Kota Makassar.

Hasil pemeriksaan, MAS mengirimkan pesan singkat teror hanya karena iseng. "Motifnya iseng, hanya untuk main-main. Karenanya, dihimbau ke orangtua mengawasi anaknya dalam menggunakan perangkat teknologi," ujar dia.

Sang bocah mengirimkan empat pesan singkat ke panitia bernama Asmawati. Pesan pertama dikirim pukul 14.45 Wita berbunyi "Jangan mengadakan sepeda santai karena anda mati satu persatu". Lalu, pukul 14.49 Wita, pesan berikut masuk berbunyi "Kita semua akan menerorkan bom botol seperti di gereja Makassar. Ingat ini."

Lantas, pukul 15.00 Wita dan 15.01 Wita, MAS kembali kirim SMS dengan bunyi yang sama untuk menegaskan ancamannya. "Ingat ini". Pesan dikirim dari nomor 085342622744. Sedang, nomor penerima yakni 081342458805. Anwar mengatakan, pelaku ditangkap setelah aparat melacak nomor telepon selulernya.

Kepada Tempo, MAS menyesali perbuatannya. Dirinya mengaku hanya hendak bermain-main saja mengirim pesan bernada teror. "Cuma iseng, tidak tahunya begini," kata anak ketiga dari lima bersaudara itu. Adapun, nomor telepon panitia yang dihubunginya didapati dari iklan di salah satu media.

Ayahnya, Aziz Usman mengaku tidak menyangka sang anak berbuat nekat. Telepon seluler yang dimiliki pelaku baru dibelikan sekira tiga bulan lalu. "Handphone biasa merek Cina. Harganya sekitar Rp 300 ribu," ucapnya. 

TRI YARI KURNIAWAN

Berita terpopuler lainnya:

Anas Minta Amir Ungkap Gebrak Meja SBY di Cikeas

5 Alasan Mahfud Soal Kasus Hukum Anas Urbaningrum 

Ibas: Tudingan Terima Duit Hambalang, Lagu Lama 

Djoko Susilo Ternyata Punya Istri Lain di Jakarta 

Mahfud: Wajar Saya Simpati pada Anas Urbaningrum

Mahar Djoko untuk Nikahi Dipta Layak Masuk MURI 

Bank Jabar Banten: Kami Cuma Korban Kredit Fiktif


11.24 | 0 komentar | Read More

Baghdad Diguncang Rentetan Bom, 23 Tewas

Liputan6.com, Baghdad : Irak kembali diguncang bom. Ibukota Irak, Baghdad, dihantam beberapa ledakan bom di sejumlah tempat pada Kamis, 28 Februari 2013, waktu setempat. Aksi penembakan oleh pelaku misterius juga terjadi. Akibatnya, sedikitnya 23 orang tewas dan lebih dari 30 lainnya luka-luka.

Seperti dilansir Al-Arabiya, Jumat (1/3/2013), salah satu peristiwa ledakan terjadi di dekat lapangan bola wilayah Shuala, Baghdad. Bom mobil meledak di lapangan pemukiman Syiah. Tak lama, bom kedua meledak setelah aparat keamanan tiba di lokasi. Dampak ledakan kembar, 19 orang tewas dan 30 orang terluka.

Ledakan lain terjadi di Mahmudiyah, Baghdad Selatan. Seorang militan melemparkan sebuah granat dari tangannya, saat orang-orang berusaha untuk menangkapnya. Pada waktu bersamaan, 5 bom meledak di dekatnya. Sedikitnya 2 orang tewas, serta melukai 7 orang.

Bom juga meledak di pinggir jalan di daerah al-Shurta Rabea, Baghdad Selatan. Satu orang tewas dan 7 lainnya terluka. Bom mobil juga mengguncang wilayah Aziziyah, Baghdad Tenggara, menewaskan 1 orang dan melukai 17 lainnya.

Tak hanya itu, selain ledakan, aksi teror berupa penembakan misterius juga terjadi. Kelompok bersenjata membunuh seorang komandan milisi Sahwa anti-Qaida dan milisi lain. Sementara penembak jitu menembak mati seorang tentara Irak. Keduanya terjadi di barat kota Kirkuk di Irak Utara

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan itu. Meski demikian, kekerasan di Irak dinilai turun secara signifikan dari puncaknya pada 2006-2007.

Dengan aksi kekerasan terbaru ini, menurut hitungan AFP, berdasarkan sumber-sumber keamanan dan medis, terhitung lebih dari 210 orang telah tewas dan lebih 550 terluka dalam serangan pada Februari 2013. Dalam 10 tahun setelah invasi pimpinan AS tahun 2003 yang menggulingkan diktator Saddam Hussein, serangan masih terjadi hampir setiap hari.

Protes Anti-Pemerintah

Serangan diduga kuat karena faktor protes pemerintah. Pemerintah Irak tengah dilanda protes anti-pemerintah yang berpusat pada daerah mayoritas Sunni di utara dan barat, dalam beberapa pekan terakhir. Protes tersebut menyerukan penggulingan Perdana Menteri Nuri al-Maliki, seorang Syiah.

Demonstrasi berawal pada Desember 2012, saat penangkapan pengawal Menteri Keuangan Rafa al-Essawi -- yang merupakan tokoh Sunni terkemuka.

Sejak saat itu, protes meluas dan pemerintah telah berusaha untuk membatasi mereka dengan mengatakan telah membebaskan ribuan tahanan, serta meningkatkan gaji milisi Sunni yang memerangi Al-Qaida.

Wakil Perdana Menteri Hussein al-Shahristani mengatakan, 4.000 tahanan telah dibebaskan sejak awal 2013. Beberapa di antaranya dapat meminta kompensasi jika mereka tidak bersalah atas satu kejahatan. Namun, serangan masih saja terjadi. (Riz)

Baca Yahoo! di ponsel Anda. Klik di sini.


11.24 | 0 komentar | Read More

Dua Warga Dibacok Maling Sepeda Motor

Written By Unknown on Kamis, 28 Februari 2013 | 11.24

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi nekat pencuri semakin meresahkan. Kali ini, pencuri membacok dua warga yang berusaha menghentikan aksinya.

Kejadian berawal saat pencuri bernama Reki Afrianto (22), beraksi di kamar kos korban bernama Budiono (26), di Jalan Leuser RT 08/08, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2013) sekitar pukul 01.30 WIB.

Pencuri masuk ke kamar kos korban, dengan membongkar pintu kamar, lalu mengambil kunci sepeda motor  korban yang tergantung di dinding kamar. Setelah mendapatkan kunci sepeda motor korban, pelaku berniat mengambil sepeda motor Jupiter Z bernomor polisi AA 4596 GD milik korban, yang terparkir di halaman kosan.

"Korban kemudian menyadari pencurian, dan meneriaki pelaku," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru Komisaris Polisi Andre Librian, di Mapolsek Metro Kebayoran Baru, Rabu.

Merasa panik, pelaku kemudian meninggalkan sepeda motor curiannya sekitar 200 meter dari TKP, lalu melarikan diri.

Mendengar teriakan korban, warga kemudian berdatangan ke lokasi, dan mengejar pelaku yang melarikan diri.

Melihat banyak warga mengejar, pelaku yang ketakutan kemudian memutuskan menceburkan diri ke kali kecil tak jauh dari TKP, untuk menghindari amuk warga.

"Dua orang warga kemudian mencoba menangkap pelaku dan ikut menceburkan diri ke kali," imbuh Andre.

Mengetahui dua orang warga mencoba menangkapnya, pelaku tak tinggal diam. Menggunakan sebilah golok yang ia bawa, pelaku menyerang dua warga. Akibatnya, dua warga mengalami luka bacok di bagian pergelangan tangan dan kaki.

"Dua warga bernama Randa Adiguna (21) mengalami luka bacok di pergelangan tangan kiri dan harus mendapat 11 jahitan. Satunya lagi bernama Muhammad Rizki (19), mengalami luka bacok di telapak kaki kanan," papar Andre.

Usai membacok dua warga, pelaku kemudian melompat keluar dan mencoba melarikan diri. Namun, aksinya berhasil dihentikan anggota Buser Polsek Kebayoran Baru. Pelaku masih mendekam di tahanan Mapolsek Metro Kebayoran Baru. (*)


11.24 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger