Laporan Wartawan Surya,Didik Mashudi
TRIBUNNEWS.COM,KEDIRI - Meski Mohammad Toha telah menyerahkan diri ke Mapolsek Pesantren.
Namun pelaku juga tetap berulah dengan berteriak-teriak di dalam tahanan, Jumat (6/9/2013).
Malahan ulah tersangka Toha juga berupaya melubangi tembok kamar tahanan. Tembok itu dilubangi dengan memakai alat pecahan keramik.
Namun berkat kesigapan petugas, begitu pelaku hendak kabur keburu diamankan lagi. Saat ini pelaku sering berteriak-teriak di dalam sel tahanan.
Sementara petugas telah melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi-saksi di sekitar TKP.
Saksi Lasimah (52) menyebutkan, kasus pembunuhan diketahuinya setelah melihat korban Supardi tubuhnya bersimpah darah dan terjatuh di jalan.
Lasimah kemudian minta tolong dengan memanggil tetangganya.
Saat itulah diketahui jika korban baru dibacok tersangka.
Setelah dicek di dalam rumah ternyata korban Ana Pratiwi sudah meninggal dengan luka bacokan di bagian lehernya.
Diduga kasus pembunuhan itu telah direncanakan oleh pelaku. Karena siang harinya tersangka telah mengasah pisau yang digunakan melakukan pembunuhan.
Saat mengasah pisau tersangka malahan sempat ditegur oleh Musimam, ayah pelaku. Namun saat itu pelaku mengaku mengasah pisau untuk menyembelih ayam.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Siswandi saat dikonfirmasi menyebutkan, tersangka diduga mengalami depresi sehingga tega membunuh istrinya sendiri. Ada informasi pelaku pernah dirawat di RSJ Lawang
Baca Juga:
Pembantai Istri di Kediri, Jebol Tembok Ruang Tahanan
Ada Spanduk: Jokowi Yess, Megawati No
Suami Mengalami Depresi Membantai Istri
Anda sedang membaca artikel tentang
Pembantai Istri di Kediri, Jebol Tembok Ruang Tahanan
Dengan url
https://kriminalitasheboh.blogspot.com/2013/09/pembantai-istri-di-kediri-jebol-tembok.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Pembantai Istri di Kediri, Jebol Tembok Ruang Tahanan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Pembantai Istri di Kediri, Jebol Tembok Ruang Tahanan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar