MERDEKA.COM. Belasan pria bersenjata dan bercadar melakukan pembunuhan terhadap empat tahanan dan dua sipir di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Berdasarkan hasil identifikasi sementara, pelaku menggunakan senapan serbu AK 47.
"Pelaku menggunakan senapan laras panjang, AK 47," kata Dirjen Keamanan dan Ketertiban (Dir Kamtib) Kementerian Hukum dan HAM, Wibowo Joko di lokasi, Sabtu (23/3).
Dengan menggunakan senjata tersebut, kondisi jenazah korban mengalami luka tembak lebih dari satu peluru. "Tembakan diperkirakan lebih dari satu peluru," lanjut dia.
Diduga, pelaku penyerangan dan penembakan empat orang tahanan Lapas berasal dari kalangan TNI. Sebab, senjata yang dimiliki termasuk kemampuan melakukan penyergapan hanya berasal dari kesatuan-0kesatuan yang terlatih.
"Ya, kemungkinan, bisa saja (dari TNI). Karena yang punya senjata dan punya keterampilan seperti itu dari kesatuan yang sudah terlatih," ungkapnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus penembakan yang terjadi di dalam Lapas tersebut. Jenazah saat ini sudah dibawa ke rumah sakit terdekat. Garis polisi juga telah dipasang di sekitar lokasi.
"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan militer untuk membantu," pungkasnya.
Baca juga:
Pria di Florida ini mengaku ditembak anjing bulldog
'Koboi' pengancam sopir truk di Bali anggota klub menembak Tebet
Wamenkum HAM: Penyerangan lapas tidak dapat dibiarkan
Topik Pilihan:
Timnas Indonesia | Kerukunan umat beragama | pemerkosaan | Soeharto |pencabulan
Anda sedang membaca artikel tentang
Kelompok pria bersenjata membunuh dengan senjata AK47
Dengan url
https://kriminalitasheboh.blogspot.com/2013/03/kelompok-pria-bersenjata-membunuh.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Kelompok pria bersenjata membunuh dengan senjata AK47
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Kelompok pria bersenjata membunuh dengan senjata AK47
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar