TEMPO.CO, Jakarta--Rusuh yang terjadi di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat, pada Senin malam lalu menegaskan kebutuhan pemerintah untuk segera memperbaiki kondisi setiap rumah tahanan atau penjara yang ada. Pemerintah harus mengubah manajemen di penjara.
"Salah satunya adalah menjaga jumlah hunian agar tidak sampai kelebihan," kata kriminolog dari Universitas Indonesia, Muhammad Mustofa, Kamis 24 Januari 2013. (Lihat: Ini Penyebab Kerusuhan LP Salemba)
Tak hanya soal kuota, petugas juga dituntut untuk lebih transparan dalam mengelola para tahanan. Langkah ini penting agar tidak melahirkan kecemburuan antartahanan.
Menurut Mustofa, konflik antartahanan wajar terjadi diantara kelompok-kelompok tahanan yang cederung ingin unjuk kekuatan. Oleh karena itu selain perbaikan manajemen, petugas Rutan juga perlu menjaga kelompok-kelompok yang ada.
"Jangan sampai ada dua kelompok yang sama kuat. Potensi konflik bisa lebih tinggi," tutur Mustofa. "Bila sudah terlihat ada dua kelompok yang sama kuat, sudah semestinya petugas Rutan mentransfer salah satu kelompok ke penjara lainnya."
Seperti diberitakan, bentrokan antarnarapidana terjadi di Rutan Salemba, Senin malam, 21 Januari 2013. Dua orang tahanan menderita luka tusuk akibat peristiwa itu. Buntutnya, sebanyak enam narapidana memang akhirnya dipindahkan ke Penjara Cipinang, Jakarta Timur.
"Yang saya tahu, itu semuanya dari kelompok John Kei," kata Kepala Satuan Resor Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Rahmat, Selasa lalu.
Adapun Kepala Rumah Tahanan Salemba Taufiqurrakhman mengakui bahwa keterbatasan di dalam Rumah Tahanan membuat para tahanan menjadi lebih mudah tersulut emosinya. Dia menybutkan, Rumah Tahanan Salemba dihuni 3.231 orang. Kapasitasnya hanya untuk 862 orang. "Bisa jadi, karena sumpek orang bisa lebih cepat emosi, lebih sensitif," katanya.
Belakangan seorang sumber di lingkungan penjara itu mengatakan bahwa tim dari Kementerian Hukum dan HAM telah pula datang untuk melakukan razia. Tapi mereka hanya busa mengumpulkan barang elektronik. »Namun senjata tajam dan narkoba tidak ditemukan."
ADITYA BUDIMAN | TRI ARTINING PUTRI | JAYADI
Anda sedang membaca artikel tentang
Mendesak, Perbaikan Manajemen di Rutan Salemba
Dengan url
https://kriminalitasheboh.blogspot.com/2013/01/mendesak-perbaikan-manajemen-di-rutan.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Mendesak, Perbaikan Manajemen di Rutan Salemba
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Mendesak, Perbaikan Manajemen di Rutan Salemba
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar