TEMPO.CO, Karanganyar - Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap dua terduga teroris di Karanganyar, Jawa Tengah. Satu orang bernama Windoro ditangkap pada Kamis, 6 Desember 2012 sore di musala dekat rumahnya di RT 2 RW 2, Sroyo, Jaten, Karanganyar. Sedangkan satu orang lagi, Feri, ditangkap di depan Sekolah Dasar Sroyo II pada Jumat, 7 Desember 2012 pagi.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan polisi pada Jumat sore, ditemukan bom molotov di rumah Feri di RT 1 RW 3, Sroyo, Jaten, Karanganyar. Seorang petugas kepolisian di lapangan mengatakan tim identifikasi menemukan 3 buah bom molotov yang menggunakan bekas bohlam lampu. "Isi bohlam itu serbuk putih," ujarnya. Tapi dia enggan menjelaskan apa serbuk putih yang dimaksud.
Bom molotov itu disimpan di bawah ubin lantai rumah Feri. Dari rumah Feri, polisi juga menemukan baterai 9 volt dan kabel. Dari rumah Windoro, petugas menyita sebuah golok sepanjang 50 sentimeter, sebuah ketapel, dan sebungkus potongan besi.
Polisi juga menggeledah sebuah rumah di kawasan Sroyo,dan menemukan 2 golok, 1 ketapel, dan satu bungkus gotri.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karanganyar Ajun Komisaris Fadli menolak mengomentari temuan barang bukti itu. "Bukan wewenang saya," ujarnya di lokasi olah TKP. Tapi dia membenarkan ada penyitaan bahan serbuk dan cairan berbahaya.
UKKY PRIMARTANTYO
Berita Terpopuler:
Di Rumah Choel Mallarangeng Berseliweran Mobil Mewah
Alphard Misterius Datangi Rumah Choel Mallarangeng
Andi Mallarangeng Pernah Dibuat Pusing Jokowi
Inilah Harta Kekayaan Andi Mallarangeng
Putri Andi Mallarangeng ''Meledek'' Wartawan
Anda sedang membaca artikel tentang
Polisi Temukan Molotov di Rumah Terduga Teroris
Dengan url
https://kriminalitasheboh.blogspot.com/2012/12/polisi-temukan-molotov-di-rumah-terduga.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Polisi Temukan Molotov di Rumah Terduga Teroris
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Polisi Temukan Molotov di Rumah Terduga Teroris
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar